Showing posts with label selera banjar. Show all posts
Showing posts with label selera banjar. Show all posts

Friday, 18 July 2014

Nasi Kuning Banjar Spesial

nasi kuning banjar
Nasi kuning sangatlah  populer bagi masyarakat Kalimantan Selatan, disamping makanan khas lain seperti ketupat kandangan, buras ataupun lontong .
Nasi kuning banyak dijajakan disepanjang jalan di kampung-kampung dan diperkotaan dengan  aneka rasanya, berdasarkan sentuhan tangan pembuatnya. Biasanya dijual pada pagi hari sebagai menu sarapan praktis, dibungkus dengan daun pisang yang menambah nikmat aroma dan rasanya. Lauknya suka pilih. Ada ikan haruan, telur, ayam atau  itik yang biasanya dimasak bumbu merah (masak habang).
Tidak jarang dimana orang banjar yang sudah merantau menyeberang laut akan merindukan makan nasi kuning berbungkus daun pisang ini. Amboi....

Berikut ada resep nasi kuning banjar spesial :

Bahan :

  • 1 kg beras biasa
  • 4 sdm beras ketan
  • 1200 ml santan (1 butir kelapa)
  • 2 potong kunyit seukuran ibu jari (diparut, diambil airnya)
  • garam secukupnya
  • 2 lembar daun salam
  • 1 lembar daun pandan
  • 2 batang sereh
  • 4 lembar daun jeruk
  • 1/2 sdm margarin
  • penyedap rasa secukupnya

Cara memasak nasi kuning :


  1. Ambil beras yang sudah disiapkan,tambahkan ketan (supaya lebih pulen), campur rata kemudian dicuci bersih dan tiriskan sampai kering, selanjutnya dikukus setengah matang.
  2. Sementara itu campur kunyit dan santan, masak bersama daun salam, daun jeruk, pandan dan juga sereh. Tambahkan garam secukupnya. Masak sambil diaduk hingga mendidih.
  3. Pindahkan beras yang setengan matang tadi kedalam panci, masukkan santan berempah hingga melebihi dari permukaan beras (±2 jari tangan). Masak hingga santan terserap habis. Jangan lupa ketika santan mendidih, tambahkan penyedap rasa margarin  (supaya nanti nasi tidak cepat kering dan lebih awet) sambil diaduk rata.
  4. Terakhir kukuslah kembali nasi hingga matang.
  5. Nasi siap disajikan.

Sebagai lauk pelengkapnya adalah masak habang , seperti yang sudah diterbitkan pada artikel terdahulu. Terakhir, taburi sedikit bawang goreng untuk lebih nendang aromanya.
Selamat mencoba......

nasi kuning masak habang


Thursday, 3 April 2014

Memperbaiki Magic Com Nasi Cepat Bau

magic com
Sebelumnya kita bedakan dulu.

MAGIC COM = Untuk menanak dan menghangatkan nasi
MAGIC JAR = Hanya untuk menghangatkan saja

Untuk memperjelas kasusnya adalah sebagai berikut :
Magic com yang bermasalah itu sudah biasa di pakai dengan hasil yang baik-baik saja. Lalu tanpa diketahui sebabnya tiba-tiba saja nasi yang di masak tidak bisa bertahan lama seperti biasanya. Nasi cepat berbau tidak enak, dengan cirinya nasi tetap hangat tetapi lebih basah/becek.
Sedangkan faktor-faktor penentu seperti kualitas listrik PLN stabil, beras tidak ada perubahan, kualitas air tidak ada perubahan, jumlah beras yang dimasak juga seperti biasa, orangnya yang masak ya itu-itu juga.
Jelas ini ada yang tidak beres dengan sistem penghangatan. Dari hasil pengamatan sepertinya ada kelebihan air yang berasal dari hasil penguapan yang terlalu besar. Dimana air itu menempel pada tutup magic kemudian jatuh kembali ke nasi.
Penguapan yang terlalu besar  ini tentunya berasal dari kontrol suhu penghangat yang tidak baik. Kontrol ini ditugaskan kepada sebuah sensor yang dinamakan termostat.

termostat
Akibat dari kekebihan panas ini ada 2 :

  1. Uap air semua dapat menerobos keluar, akibatnya nasi menjadi cepat kering berwarna kekuningan. Mungkin karena tutup yang sudah tidak lagi rapat.
  2. Uap air banyak yang tidak bisa keluar, akibatnya nasi menjadi basah dan cepat bau.  Ini terjadi pada penutup magic yang masih rapat.
Untuk memperbaikinya tentu saja harus kita ganti termostat, karena kemungkinan yang paling besar adalah termostat itu tidak lagi bekerja menjaga penghangat pada suhu tertentu (biasanya kisaran 75-80 derajat celsius). Atau dengan kata lain, sakelar otomatis pada termostat itu sudah rusak dengan posisi "on" terus menerus.
Carilah pengganti termostat itu di toko elektronik dengan spesifikasi kurang lebih antara 75 - 80 derajat celsius, biasanya tertera pada tutup belakang termostat. Harganya murah, tidak sampai dua puluh ribu rupiah saat tulisan ini dibuat.

Kasus lain yang berhubungan dengan termostat adalah : magic com dapat menanak nasi dengan sempurna. Tapi setelah itu menjadi dingin kembali, padahal listrik masih dicolok ke listrik PLN. Ini juga menjadi tanggung jawab termostat. Sakelar otomatisnya rusak pada posisi  "off" terus menerus. Dimana seharusnya pada suhu rendah dibawah rekomendasi, maka posisi sakelar adalah  "on".  Untuk mengeceknya kita dapat menggunakan multi tester.

Sekedar tips untuk menjaga kualitas nasi magic :

  1. Jaga kebersihan magic, penutup dan dinding (dalam dan luar) dari sisa-sisa nasi.
  2. Ukuran kapasitas magic disesuaikan dengan keperluan jumlah menanak beras. Kalau beras terlalu sedikit/kapasitas magic terlalu besar, nasi juga tidak akan bisa bertahan lama.
  3. Jangan membiarkan magic dalam posisi terbuka ketika tidak dipakai. Bisa saja cecak terperangkap didalam, kemudian mati tepanggang pada celah-celah dinding magic. Akibatnya juga bisa menimbulkan bau yang tidak enak.
Okey......selamat memasak

Monday, 24 March 2014

TIWADAK disisi kehidupan Urang Banua




buah tiwadak
Tiwadak (cempedak) merupakan salah satu jenis tanaman buah-buahan dari keluarga Moraceae. Bentuk batang dan buahnya sangat mirip dengan nangka. Tapi Rasa dan aromanya jauh berbeda. Tiwadak yang telah matang memiliki aroma khas yang sangat menusuk tajam, sehingga agak menyulitkan bila kita ingin mengirim keluar daerah/pulau, karena bisa akan mengganggu sebagian orang dengan aromanya itu.
Tanaman ini berasal dari Asia Tenggara. Penyebarannya meliputi wilayah Burma, Semenanjung Melayu, Thailand dan sebagian Kepulauan Nusantara seperti : Sumatera, Sulawesi, Maluku, Papua, Jawa  bagian barat dan tidak ketinggalan pula di Kalimantan.
Dalam kamus Indonesia, tiwadak dikenal dengan nama cempedak. Tiwadak adalah nama yang diberikan di daerah Kalimantan Selatan dan sekitarnya. Beberapa nama daerah lain seperti : nangka beurit, nongko cino, bangkong, boroh.
Tinggi bisa mencapai 20 meter, visualisasinya sangat menyerupai nangka, hanya pada ranting-ranting dan pucuk-pucuknya ditumbuhi oleh bulu-bulu kasar berwarna kecokelatan.
Manfaat tiwadak, untuk warga kalimantan khususnya :
  • Kayunya untuk bahan bangunan dan perabotan rumah tangga.
  • Buahnya yang telah matang bisa langsung dimakan atau digoreng dengan tepung menjadi Tiwadak Goreng (gagodoh tiwadak).
  • Buahnya yang masih muda, seperti buah nangka, bisa diolah menjadi sayur dengan berbagai resep seperti : Sayur tiwadak santan rebus, tiwadak panggang siram santan. tiwadak muda goreng ditambah dengan cocolan sambal tersasi.
  • Bijinya dimakan dengan cara direbus atau digoreng.
  • Kulit buah bagian dalam dijadikan asinan mandai khas Banjar Kalimantan Selatan dengan berbagai cara menyajikannya seperti : mandai goreng, oseng-oseng mandai, orak-arik telor dadar mandai. Semuanya untuk lauk makan nasi.
Mengolah makanan dari buah tiwadak ini tentu saja sudah turun-temurun dari zaman nenek moyang dulu hingga sampai ke zaman milenium sekarang ini. Sehingga selera kampungnya  benar-benar kental melekat diresep masakan tiwadak dan membawa corak tersendiri bagi budaya Banjar yang berkaitan dengan kuliner. Tiwadak seperti juga nangka adalah tanaman yang sangat akrab bagi masyarakat Kalimantan Selatan, banyak tumbuh di pekarangan, khususnya daerah dataran yang agak tinggi sampai ke pegunungan.
Jenis-jenis makanan kampung seperti inilah yang seringkali membangkitkan rindu akan  kampung halaman bagi perantau yang jauh di negeri orang. Lihat saja, tidak sedikit mandai yang menyeberang laut sampai ke Arab Saudi oleh karena lidah yang rindu kampung halaman.

kulit tiwadak
Kulit tiwadak diambil dengan cara dikupas kulit luarnya untuk mendapatkan mandai yang kemudian direndam dalam air dan diberi sedikit garam. Disimpan dalam toples yang tertutup. Satu hari kemudian sudah bisa diolah menjadi aneka masakan mandai. Untuk  lebih awet, tambahkan lebih banyak garam. Dengan cara ini bisa tahan sampai hitungan bulan.

Thursday, 31 October 2013

RAHASIA KELEZATAN MASAK HABANG




Rahasia Kelezatan Masak Habang
=Arang Kayu Dalam Resep Masakan=
nasi kuning mama upik
nasi kuning mama upik
Masak habang adalah salah satu masakan khas Banjar. Kalau anda urang banjar, tentu tidak asing lagi dengan masakan yang satu ini.  Kelezatannya melekat dihati walaupun jauh diluar negeri. Lebih-lebih bila disantap dipagi hari dengan nasi kuning iwak haruan.

Berikut  ada  cara mengolah masak habang yang rada unik, yaitu dengan mencelupkan arang membara kedalam masakan.saat dimasak.  Dalam istilah banjar, dinamakan masak habang bum/bom. Mungkin dianalogikan seperti pesawat tempur yang tiba-tiba datang kesuatu daerah, lalu menjatuhkan bom.....yang menimbulkan efek suara yang dramatis.

Untuk resep masakannya, boleh yang mana saja. Disini saya ambil satu contoh resep masak habang dengan bahan ikan haruan (gabus) + telur :

Bahan
  • 3 ekor (1 kg) ikan gabus, bersihkan, potong-potong
  • 1 sdm air asam jawa
  • 1 sdt garam
  • Minyak untuk menggoreng
  • 50 g cabai merah kering
  • 6 butir telur ayam rebus
  • 750 ml air
  • 1 sdt garam
  • 2 sdt gula pasir
Bumbu halus:
  • 3 siung bawang putih
  • 8 butir bawang merah
  • 2 cm jahe
  • Terasi 

Cara Membuat:
  1. Bersihkan ikan gabus, potong-potong, lumuri dengan air asam jawa dan garam. Diamkan selama 10 menit.
  2. Goreng dalam minyak banyak dan panas hingga matang dan kering. Angkat, tiriskan. Sisihkan.
  3. Rebus cabai merah kering hingga lunak, tiriskan, haluskan.
  4. Panaskan kembali 3 sdm minyak bekas menggoreng ikan, tumis bumbu halus hingga harum dan matang. Tambahkan cabai merah kering yang sudah dihaluskan.
  5. Masukan ikan gabus goreng dan telur rebus. Aduk hingga tercampur rata. Tambahkan air, garam, dan gula. Aduk, masak hingga kuah menyusut. 
NAH...sekarang giliran kita membom masakan.

Sampai dengan poin 5, masak habang kita sudah matang. Sebelum diangkat, masih diatas api, celupkan arang yang membara kedalam masakan sebanyak 2 atau 3 bongkah. Gunakanlah alat penjepit  untuk mencelup-celupkan arang membara itu kebeberapa tempat merata dalam masakan. Ingat hanya dicelup-celupkan saja  kemudian diangkat lagi. Arang disiapkan dengan cara mengambil arang yang masih berbentuk bongkahan ukuran sekepalan tangan, dibersihkan, dipanaskan sampai membara penuh. Jangan membiarkan arang direndam dalam masakan apalagi kemudian diaduk. Ini akan menyebabkan masakan akan tercemar oleh serpihan-serpihan arang.
Setelah semua bongkahan  arang membara habis kita pakai (baranya sudah padam), kita aduk perlahan untuk meratakan hasil pemboman tadi. Masak habang siap disajikan...



Apa yang terjadi dengan pemboman sehingga bisa mempengaruhi rasa masakan?
Kita tentu pernah menyantap masakan bakar-bakaran:  ikan, ayam ataupun daging dengan aroma bakar yang khas menggugah selera. Aroma dan rasanya akan berbeda dengan masakan yang ditumis atau digoreng bukan? Nah inilah yang diterapkan didalam pemboman dengan bara arang. Diharapkan bumbu-bumbu ataupun ikan yang bersentuhan dengan bara akan terbakar dan menimbulkan aroma dan rasa yang leeebih lezaaat .....
Untuk nasinya biasanya adalah nasi kuning....... selamat mencoba.

            

Tuesday, 29 October 2013

KALANGKALA yang LANGKA


Pohon Kalangkala
                   


Kalangkala yang Langka.  Banyak tanaman  yang ada di kebun samping rumah kami. Alaban, gamal, kemiri, nangka, cempedak, ramania, rambutan dan lain-lain. Salah satunya adalah kalangkala. Ada dua batang,  yang satu tinggi besar  (tinggi ± 12 m), yang satunya agak kecil (tinggi kurang dari 10 m). Umurnya sudah puluhan tahun dan sudah berbuah. 

Tanaman yang termasuk langka ini tumbuh tanpa disengaja. Kemungkinan hanya satu yaitu dari biji yang kami buang di kebun (daerah sekitar tidak ada pohon kalangkala). Jenis ini merupakan salah satu keanekaragaman unik dari daerah Kalimantan Selatan. Yaitu buahnya dapat dijadikan lauk untuk menambah selera makan, tentunya khas Banjar, Kalimantan Selatan. Pohonnya nampak kokoh dengan dahan-dahan kekar yang mengelilingi batang. Tetapi hati-hati, dahan itu tidak menempel kuat dibatang. Sering patah, apalagi pada musim penghujan. Sampai saat ini pohon kalangkala tersebut masih ada di kebun samping rumah kami.

Dengan adanya artikel ini mudah-mudahan nantinya menjadi bukti sejarah/tertulis bahwasanya di daerah Karang Anyar, jalan Karang Sawo, Banjarbaru, pada tahun sekian pernah tumbuh pohon kalangkala. Mengingat pertumbuhan pembangunan perumahan yang melesat pada tahun-tahun terakhir, mungkin saja beberapa tahun kedepan tanaman itu sudah punah.  Dimana lahan yang ada sudah berubah menjadi komplek perumahan, ruko ataupun pertokoan, seperti daerah disekitarnya.

Sifat Botanis
Kalangkala (Litsea angulata) merupakan salah satu spesies dari Genus Litsea yang termasuk ke dalam family Lauraceae. Kalangkala dapat hidup di daerah tropis dan subtropis hingga ketinggian 300 m. Tumbuhan ini tersebar di Peninsular Malaysia (Sarawak dan Sabah), Sumatra, Jawa, Kalimantan Selatan , Kalimantan Timur, Moluccas, dan New Guinea (Slik , 2006 dalam Dalena, 2010).

Daun Kalangkala


Di dalam klasifikasi tumbuhan, Kalangkala tergolong ke dalam super divisi Spermatophyta (Tumbuhan biji), sub divisi Mangnoliophyta (Tumbuhan berbunga), kelas Mangnoliopsida (Tumbuhan berkeping dua / dikotil) dan sub kelas Mangnoliidae. Tanaman ini tergolong kedalam tanaman keras/tahunan (paranual), berupa pohon (arbor), tinggi 10 – 20 m. Percabangan jarang tidak terlalu rapat. Daun tunggal, besar, bentuk memanjang. Buah berbentuk bulat, kulit buah lunak, separoh buah ditutup oleh kelopak buah yang keras berwarna hijau. Kulit buah muda hijau, berangsur-angsur merah kalau matang. Daging buah lunak, berwarna putih. Biji berbentuk bundar, keras berwarna coklat.
Buah Kalangkala


Cara Mengolah Buah Kalangkala
Cara mengolah buah kalangkala sangat sederhana. Kalangkala dicuci hingga bersih. Kemudian cukup direndam dengan air hangat (± 60 derajat celcius) serta ditaburi garam secukupnya. Direndam minimal selama satu jam sebelum dihidangkan tatapi semakin lama proses perendaman rasa dari buah kalangkala semakin nikmat, permentasi buah kalangkala ini dipercaya oleh orang Banjar dapat meningkatkan nafsu makan. Warna daging yang tadinya hijau akan berubah merah muda saat matang. Dengan demikian kalangkala sudah siap disantap. 

KULIAH ATAU KERJA

Jaman telah berubah. Pendidikan sekarang semakin mudah. Sekolah/kuliah ada dimana-mana dengan berbagai jurusan. Tinggal ada biaya ...... ber...